Bangun Budaya Literasi, BPI Serahkan Ribuan Buku untuk Perpustakaan di Batang
BATANG – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat Batang, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali menyerahkan ribuan buku paket bacaan beserta meubelair kepada sejumlah Perpustakaan. Buku-buku itu dibagikan untuk 13 TPQ (Taman Pendidikan Quran) dan Madin (Madrasah Diniyah) di empat desa yaitu Desa Tulis, Desa Wringingintung, Desa Juragan dan Desa Ujungnegoro. Bantuan diserahkan di Madrasah Diniyah Daarul Ulum 2 Kecamatan Tulis.
“Kami ingin masyarakat agar memiliki budaya membaca yang tinggi dan itu mesti dibina sejak usia sedini mungkin,” ujar Manajer CSR BPI Bhayu Pamungkas, Kamis (31/8).
Sebelumnya pada akhir 2016, BPI juga telah menyerahkan bantuan serupa untuk 19 TPQ di 11 Desa yaitu, Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, Wonokerso, Simbangjati, Kenconorejo, Beji, Kedungsegog, Sembojo, Bakalan dan Depok). Saat ini kegiatan tersebut telah diperluas ke 13 TPQ yang berada di 4 desa di Kecamatan Kandeman dan Tulis.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama anak-anak, tidak hanya memberikan buku bacaan bernuansa Islami tetapi juga buku cerita bergambar, novel dan komik edukasi sehingga anak-anak tertarik untuk membacanya.
Minggu lalu kegiatan serupa dilakukan oleh PT BPI bekerjasama dengan Disperpuska (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan) Kabupaten Batang menambah koleksi buku bacaan bagi 15 Perpusdes Perpuseru yang berada Kecamatan Kandeman, Tulis dan Subah. Perpuseru merupakan program pengembangan perpustakaan menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi, kegiatan dan belajar masyarakat, di Perpustakaan desa masyarakat dapat belajar dan berlatih seperti tata boga, kerajinan tangan serta mendapatkan informasi kesehatan, pendidikan melalui buku dan internet.
“Kami berharap pemberian buku itu akan menarik minat masyarakat, terutama anak-anak, dalam membaca buku,” kata Bhayu.


