Berita

PLTU Batang Mulai Pemasangan Struktur Baja Boiler

Dari kiri ke kanan: Presiden Direktur PT BPI Takashi Irie, Sekretaris Daerah Provnsi Jawa Tengah Sri Puryono, Bupati Batang Wihaji, Site Manager Sumitomo Corporation Boiler Turbine Generator Division (SCBTG) Koji Iwasaki saat acara pemancangan struktur baja boiler PLTU Jawa Tengah di Batang, Jawa Tengah, Selasa (12/12/2017)
 
 
Batang, 12 Desember 2017 – Aktivitas konstruksi PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW yang telah dimulai sejak setahun lalu, mulai memasuki babak baru dengan pemasangan struktur baja pada bangunan boiler, disaksikan oleh Sri Puryono Sekda Provinsi Jawa Tengah dan didampingi Wihaji, Bupati Batang (12/12). 
 
“Kegiatan ini menandakan dimulainya pekerjaan konstruksi struktur baja pada boiler sekaligus doa dan ungkapan syukur agar konstruksi terus berjalan lancar,” kata Presiden Direktur BPI Takashi Irie. Pemasangan struktur baja pada boiler ini juga menunjukkan kemajuan proyek PLTU berkapasitas 2 x 1.000 MW ini dengan signifikan hingga akhir 2017 yang telah mencapai 30%. Lebih jauh lagi, Irie menjelaskan bahwa mulai tahun depan aktivitas konstruksi akan semakin pesat. 
 
Dalam kegiatan doa bersama, hal unik yang dilakukan adalah ritual doa yang dilakukan secara Islam dan juga dengan budaya Jepang. Doa secara Islam dipimpin oleh pemuka agama dengan membacakan Alfatihah dan sejumlah doa. Dilanjutkan dengan ritual Jepang dengan membungkuk memberi hormat serta bertepuk tangan. Menurut Irie, kedua ritual ini dilakukan untuk menghargai masing-masing budaya dan kebiasaan. Sebagaimana diketahui bahwa proyek ini adalah kerjasama Indonesia dan Jepang, dimana PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) sebagai pengembang merupakan perusahaan konsorsium yang terdiri dari perusahaan asal Indonesia dan juga perusahaan asal Jepang.  
 
Pada saat bersamaan, Irie juga mengungkapkan terimakasihnya kepada semua pihak yang terlibat. “Kami berterimakasih karena dukungan banyak pihak, proyek ini berjalan lancar hingga saat ini,” ungkapnya. Ia pun berharap keberadaan proyek PLTU ini dapat memberikan manfaat khususnya kepada masyarakat Batang. 
 
Irie pun menjelaskan bahwa BPI telah melakukan sejumlah terobosan program baik melalui CSR maupun program mitigasi sosial untuk masyarakat. Sejumlah kegiatan dilakukan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan sosial-budaya-lingkungan. “Fokus kami pada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya untuk jangka panjang,” terang Irie. 
 
“PLTU ini akan hadir di Batang untuk waktu yang lama, jadi harapannya kami dapat menjadi bagian dari masyarakat dan hidup berdampingan dengan harmonis,” jelas Irie.