Peduli Literasi dan Pengembangan Ekonomi, BPI mengadakan Training ESQ untuk Pengelola Perpustakaan
Dalam rangka meningkatkan budaya literasi serta mengembangkan sumber daya manusia, BPI mengadakan Training ESQ, Sabtu (14/09) di RM Kalisalak untuk pengelola perpustakaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat positif bagi pengelola perpustakaan untuk mengelola perpustakaan dengan lebih baik.
Pelatihan ini bekerjasama dengan Forum Komunikasi Perpusdes Perpuseru Batang (FKP2B) untuk pengelola dan pengurus Perpusdes. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Disperpuska Kabupaten Batang dan dihadiri oleh Direktur Operasional PT Bhimasena Power Indonesia, Shiroki Yamashita.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta memelihara semangat para pengurus desa dalam mengelola dan melaksanakan berbagai kegiatan di masing-masing perpustakaan. PT BPI fokus terhadap pengembangan kapasitas para pengelola dan pengurus Perpusdes.
“Program yang kami rancang dan telah kami lakukan sejak tahun 2015 memang disesuaikan dengan program pemerintah setempat, sehingga kami dapat bersinergi” Ungkap Shiroki Yamashita, Direktur Operasional PT BPI.
Bersama Disperpuska Batang dan Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI), mereplikasi program pengembangan perpustakaan atau perpuseru di 15 desa, kecamatan Kandeman, Tulis dan Subah dengan tujuan menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat kegiatan dan belajar masyarakat berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat berkelanjutan.
Kepala Disperpuska Batang, Rakhmat N. Fadilah menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa kembali memotivasi semangat para pengelola perpustakaan. Sehingga mereka bisa lebih semangat dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat.


