Berita

Kembali, 2 Sekolah Binaan PT BPI Meraih Adiwiyata Nasional Bawa Nama Harum Kabupaten Batang

BATANG—Kembali, dua Sekolah Adiwiyata binaan PT Bhimasena Power Indonesia berhasil menyabet penghargaan Adiwiyata Nasional. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional, Nadiem Makarim dan Menteri LHK, Siti Nurbaya, di gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Jum’at (13/12). 

 
Dua sekolah Adiwiyata binaan PT BPI, SD Negeri Simbangjati dan SD Negeri Kenconorejo 1 telah menyusul Madrasah Ibtidaiyah (MI) 2 Ujungnegoro yang lebih dulu meraih Adiwiyata Nasional pada Tahun 2018 lalu. Keberhasilan ini, menjadi salah satu bukti adanya sinergitas yang baik antara PT BPI, Pemerintah Daerah dan para stakeholder. 
 
Kepala Sekolah SD Negeri Simbangjati, Nining Suparmi, S.Pd.SD mengaku sangat bangga dengan prestasi yang kini diraih sekolahnya. Keberhasilan ini, menjadi cambuk bagi sekolahnya untuk lebih semangat lagi, agar bisa menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri.  
 
“Semua ini karena dukungan penuh dari PT Bhimasena Power Indonesia. Karena sejak awal, SDN Simbangjati, didukung penuh oleh PT BPI, DLHK, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Batang. tidak lupa, siswa dan siswi serta orang tua murid yang selalu mendukung penuh program ini.” Ungkap Nining Suparmi, usai menerima penghargaan, sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, Jum’at (13/12). 
 
Hal yang sama juga disampaikan oleh Siti Nurjanah, S.Pd.SD, Kepala Sekolah SD Negeri Kenconorejo 1, bahwa keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama. Semua stakeholder, siswa dan siswi, orang tua murid, pemerintah daerah dan PT BPI yang telah mendukung penuh program Sekolah Adiwiyata ini. 
 
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penuh program Sekolah Adiwiyata SDN Kenconorejo 1. Khususnya PT Bhimasena Power Indonesia, yang sejak awal membimbing dan mensupport kegiatan ini.”tegas Siti Nurjanah, usai menerima penghargaan Adiwiyata Nasional di Jakarta, Jum’at (13/12) 
 
Sementara itu dalam sambutannya,  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan, bahwa Presiden RI, Joko Widodo sering mengingatkan mengenai bonus demograsi di Indonesia di masa depan. Bonus demograsi tersebut harus diiringi dengan penanaman nilai nilai muatan cinta lingkungan.  
 
“Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah sampa pengelolaan sampah dengan 3R, Reduce, Reuse dan Recycle.”tegas Siti Nurbaya di depan para penerima penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri 2019, di Jakarta, Jumát (13/12). 
 
Siti Nurbaya berharap penghargaan Adiwiyata yang sudah digelar selama 13 tahun dapat memberi dampak positif bagi lingkungan di Indonesia. Karena melalui penghargaan ini akan memotivasi semua pihak untuk lebih peduli kepada lingkungan. 
 
Sedangkan Shiroki Yamashita, Direktur Operasional PT Bhimasena Power Indonesia menjelaskan, bahwa sejak tahun 2017, PT BPI melalui Program CSR melakukan pendampingan dan dukungan penuh terhadap sekolah yang ada di desa sekitar proyek pembangunan PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW di kabupaten Batang, menjadi sekolah berbasis lingkungan, atau Sekolah Adiwiyata. 
 
“Keberhasilan ini menjadi salah satu bukti adanya kebersamaan yang luar biasa antara perusahaan, pemerintah dan para stakeholder. Kami berharap, sekolah adiwiyata yang sudah meraih prestasi ini harus bisa lebih baik dan terus berprestasi agar bisa meraih Adiwiyata Mandiri. “Kata Shiroki Yamashita. 
 
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa sejak tahun 2017 PT Bhimasena Power indonesia telah membina 9 Sekolah Adiwiyata yang tersebar di desa sekitar pembangunan PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW di Kabupaten Batang. Tiga diantaranya sudah meraih penghargaan sebagai Adiwiyata Nasional, MI Ujungnegoro 2, SD N Simbangjati, dan SDN Kenconorejo 2. Sedangkan empat sekolah lainnya sudah meraih Adiwiyata Provinsi, SDN Ponowareng, SDN Ujungnegoro 2, SDN Karanggeneng 2, SMP N 2 Kandeman, dan SMP N 2 Tulis.  
 
“Dari 9 Sekolah Adiwiyata binaan PT BPI, satu sekolah diantaranya masih meraih sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten, yakni SDN Karanggeneng 01. Sedangkan 3 sekolah sudah mencapai Adiwiyata Nasional, dan 5 lainnya sudah meraih penghargaan Adiwiyata Provinsi.”jelas Yamashita.