Dukung Pemulihan Pendidikan Dampak Covid-19 PT BPI Bantu Pendidikan Kejar Paket C
BATANG—PT Bhimasena Power Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus membantu pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi, sosial, dan pendidikan yang terdampak Covid-19. Bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Padamu Negeri, Desa Bakalan, PT BPI mendukung program Pendidikan Kesetaraan melalui jalur Pendidikan NonFormal (PNF), program Kelomok Belajar (Kejar) Paket C.
Dukungan sarana prasarana Pendidikan Kejar Paket C yang memadai dan layak untuk tempat pendidikan, peserta didik baru Kejar Paket C di PKBM Padamu Negeri membludak hingga lebih dari 200 peserta. “Keinginan masyarakat di sekitar proyek pembangunan PLTU Batang 2 x 1.000 MW, untuk mengikuti Pendidikan Kejar Paket sangat tinggi.” Kata Jamsari, AMD., Ketua PKBM Padamu Negeri.
Jamsari menambahkan,bahwa untuk tahun ajaran 2020/2021 siswa didik di PKBM khususnya untuk program Kejar Paket C mengalami peningkatan yang sangat luar biasa. Saat ini sudah ada 230 siswa yang tersebar di 3 titik Rombongan Belajar (Rombel), yakni 110 orang di Rombel Bakalan, 63 orang Rombel Ponowareng dan 53 orang rombel Botolambat. Keberadaan Kawasan Industri Batang menjadi salah satu semangat warga untuk mendapatkan ijazah Paket C untuk bisa bersaing dalam rekruitmen pekerja lokal.
.jpg)
“Kami berterima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesi yang telah memberikan dukungan penuh untuk pengembangan terhadap dunia Pendidikan non formal. Khususnya untuk daerah penyangga PLTU Batang 2 x 1.000 MW“ Ungkap Jamsari, usai memberikan pengarahan kepada para peserta didik, untuk pembelaran selama masa pandemi.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa saat ini PKBM memiliki berbagai program yaitu Kesetaraan, Keaksaraan, Kecakapan Hidup, Mini Library (Taman Bacaan Masyarakat / TBM) dan telah memiliki 3 Rombel yang berada di Pondok Pesantren Jurang Jero Desa Bakalan Kecamatan Kandeman, Desa Ponowareng dan Desa Botolambat, Kecamatan Tulis
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang melalui Kordinator Wilayah (Korwil) Kandeman, Daniel Adiwaskito, juga menyampaikan hal yang sama bahwa kepedulian PT Bhimasena Power Indonesia terhadap dunia Pendidikan baik formal maupun tidak formal, bisa menjadi contoh untuk perusahaan perusahaan swasta lainnya yang ada di Kabupaten Batang.
“Kebutuhan akan Pendidikan menjadi suatu kewajiban bagi warga Batang dalam menghadapi persaingan tenaga kerja. Program Pendidikan Kejar Paket C, menjadi salah satu pilihan agar bisa ikut bersaing dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja local di Kawasan industri yang saat ini sedang dalam progress pembangunan.” Terang Danis Adiwaskito.
.jpg)
Sementara itu, Direktur Operasional PT Bhimasena Power Indonesia, Yoshimitsu Fujii menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam program peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat di sekitar pembangunan PLTU Batang 2 x 1.000 MW. Melalui program Pendidikan Kesetaraan, PT BPI ikut meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Batang.
“Program Pendidikan Kesetaraan Paket C untuk masyarakat di sekitar Pembangunan PLTU Batang 2 x 1.000 MW, merupakan salah satu bentuk koimitmen perusahaan, untuk meningkatkan sumber daya manusia. Kami akan selalu sejalan dengan program pemerintah untuk membantu masyarakat.” Kata Yoshimitsu Fujii.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa selain menyediaan sarana dan prasarana Pendidikan non formal bagi warga yang mengikuti program kejar paket C di PKBM Padamu Negeri, perusahaan juga melakukan assessment data warga putus sekolah, survey & interview warga putus sekolah baik yang berusia sekolah ataupun yang bukan usia sekolah, dan sosialiasi program pendidikan kesetaraan.


