14 Desa Binaan PT BPI, Raih Apresiasi Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian LHK
BATANG — Ada 21 desa di Kabupaten Batang mendapatkan apresiasi penghargaan atas inisiatif masyarakatnya dalam mengatasi perubahan iklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dari 21 desa di Kabupaten Batang yang mendapatkan apresiasi atas inisiatif masyarakatnya yang menerapkan Program Kampung Iklim (Proklim), 14 desa diantaranya merupakan desa binaan PT Bhimasena Power Indonesia yang ada di sekitar pembangunan PLTU Batang 2 x 1.000 MW.
Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan program nasional yang dikelola langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca/GRK. Termasuk memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.
Nanik Damiyati, S.Hut., M.Env, Kepala Seksi pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup, DLHK Provinsi Jawa Tengah, mengatakan bahwa kegiatan ProKlim memadukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada tingkat tapak dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat. Selain masyarakat, person pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi serta lembaga non-pemerintah, juga sangat penting dalam mensukseskan program ini.

“Pelibatan para pemangku kepentingan yang efektif serta pengelolaan pengetahuan adaptasi dan mitigasi perubahan di tingkat tapak merupakan salah satu aspek penting untuk mencapai target pengendalian perubahan iklim di tingkat nasional maupun global” ungkap Nanik Damiyati, dalam acara sosialisasi peningkatan kategori/nominasi Program Kampung Iklim di Pendopo Kabupaten Batang, 27 April 2021.
Sementara itu, Bhayu Pamungkas, Senior Manager CSR PT Bhimasena Power Indonesia menjelaskan bahwa program CSR PT BPI di 14 desa sebagian besar turut mendukung upaya pengendalian perubahan iklim seperti pengelolaan bank sampah, stop BABS, penanaman pohon, dll. Pencapaian Program PROKLIM adalah upaya kemitraan bersama antara masyarakat, pemerintah dan swasta.
“Untuk mengetahui tingkat kontribusi program kampung iklim pada ragam kegiatan di CSR PT BPI maka dilakukan sosialisasi dan survei kondisi terkini ke desa-desa sekitar perusahaan. Alhamdulillah, dari 14 desa yang mendapatkan apresiasi penghargaan, 13 diantaranya mendapatkan apresiasi tingkat Madya, dan satu desa tingkat Pratama.” Kata Bhayu Pamungkas.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan sinergi antara swasta dan pemerintah dalam penanggulangan perubahan iklim. Karena ini menjadi tanggungjawab bersama sehingga, perusahaan dengan masyarakat, dan pemangku kebijakan bersama sama mewujudkan program kampung iklim.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Akhmad Handy Hakim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Batang mengatakan hal yang sama, bahwa keberhasilan program ini merupakan keberhasilan bersama dan sinergitas antara program pemerintah dan perusahaan swasta melalui program CSR untuk keberhasilan program kampung iklim.
“Kami berterima kasih atas sumbangsih dan kertlibatan PT BPI melalui program CSR nya, sehingga bisa mengangkat nama baik daerah dengan 21 desa yang mendapatkan apresiasi penghargaan program kampung iklim, 14 desa diantaranya merupakan binaan langsung CSR PT BPI. Semoga sinergitas ini terus berlanjut dan berkolabarasi demi keberhasilan bersama dalam membangun daerah” ungkap Akhmad Handi Hakim, usai membuka sosialisasi peningkatan kategori/nominasi program kampung iklim, Selasa (27/04).


