Berkomitmen Dukung Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat BPI Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Pemkab Batang dan Menghibahkan Alat Produksi Pembuatan Batako dan Paving Berbahan FABA
BATANG—PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan senantiasa berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah dalam berbagai bidang untuk kemajuan pembangunan daerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, BPI menandatangani Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Batang dalam rangka kerjasama pengelolaan dan pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari PLTU Batang 2 x 1.000 MW, di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (4/1)
Presiden Direktur BPI, Ryuta Sato menyampaikan bahwa terselenggaranya penandatangan MoU pengelolaan dan pemanfaatan FABA yang telah menjadi limbah non-B3 terdaftar ini berasal dari petunjuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar BPI bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batang dalam pemanfaatan FABA.
MoU ini akan tetap mengedepankan azas manfaat yang berwawasan lingkungan, memenuhi standar dan persyaratan teknis dalam pengelolaan dan pemanfaatan FABA, serta dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi kedua belah pihak dan masyarakat Kabupaten Batang.
“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang dan semua pihak yang telah mendukung program kerjasama pengelolaan dan pemanfaatan FABA ini.” Kata Ryuta Sato, usai menyampaikan sambutannya dalam acara penandatanganan MoU antara BPI dengan Pemkab Batang, Rabu, (4/1).
Dalam seremoni ini pula, BPI menghibahkan satu paket alat produksi untuk membuat batako dan paving berbahan FABA kepada Pemerintah Kabupaten Batang.
Sementara itu, Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan terima kasih kepada BPI yang memberikan kepercayaan kepada pemerintah daerah untuk turut serta dalam pengelolaan dan pemanfaatan FABA. Untuk merealisasikan kerjasama tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang akan menunjuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka usaha.
“Semoga ini menjadi awal kerjasama sama yang baik di awal tahun 2023. Pemkab Batang melalui Perumda Aneka Usaha dapat memaksimalkan peluang usaha ini, dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah, “Kata Lani Dwi Rejeki, dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara BPI dan Pemkab Batang, Selasa (4/1).


