Liga 1 Bhimasena Resmi Dibuka, Dorong Pembinaan Talenta Sepak Bola Lokal Batang
Bhimasena Power, PLTU Batang
— Liga 1 Bhimasena PSSI Kabupaten Batang yang didukung oleh PT Bhimasena Power
Indonesia (BPI), pengelola PLTU Batang, resmi dibuka di Lapangan Desa
Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Senin, 19 Januari
2026. Kompetisi ini diselenggarakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan
talenta sepak bola lokal sekaligus menjadi wadah kompetisi berkelanjutan bagi
klub-klub sepak bola di Kabupaten Batang.
General Manager Stakeholder
Relation PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, menyampaikan bahwa
dukungan BPI terhadap Liga 1 Bhimasena merupakan bentuk komitmen perusahaan
dalam mendukung pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di daerah. Ia
menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran strategis dalam membangun karakter,
sportivitas, dan prestasi anak muda.
“Melalui sponsorship ini, kami
berharap dapat menumbuhkan dan meningkatkan talenta-talenta persepakbolaan,
khususnya di Kabupaten Batang. Harapannya,
dari pemain-pemain lokal ini bisa lahir calon-calon pemain nasional,” ujar
Aryamir H. Sulasmoro.
Lebih lanjut, Aryamir menjelaskan bahwa BPI ingin memberikan ruang dan
kesempatan bagi para pemain yang selama ini belum banyak terekspos agar
memperoleh pengalaman bertanding yang kompetitif. Menurutnya, kompetisi yang
berkelanjutan akan membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang dan
mendapatkan perhatian pencari bakat.
“Kami ingin menumbuhkan jiwa sportivitas dan memberi ruang bagi talenta
yang mungkin belum terlihat, agar mereka memiliki jam terbang dan kesempatan
untuk berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Kabupaten Batang, Mufarid, menyampaikan
apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan PT Bhimasena Power Indonesia dalam
penyelenggaraan Liga 1 Bhimasena musim 2025–2026. Ia mengatakan bahwa selama
ini kompetisi PSSI Batang digelar secara swadaya sehingga cukup membebani tim
peserta.
“Alhamdulillah, mulai musim ini seluruh biaya pelaksanaan kompetisi
di-cover oleh Bhimasena Power Indonesia. Ini sangat membantu tim-tim peserta
dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan liga,” ungkap Mufarid.
Mufarid menjelaskan bahwa Liga 1 Bhimasena diikuti oleh 20 kesebelasan yang
dibagi ke dalam empat grup dengan sistem kompetisi tabel. Pertandingan
dilaksanakan di dua venue, yaitu Lapangan Karanggeneng dan Lapangan
Harjowinangun. Babak penyisihan berlangsung dari 17 Januari hingga 5 Februari
2026, sedangkan jadwal semifinal dan final akan disesuaikan dengan agenda
Persibat agar tidak terjadi benturan jadwal.
Untuk kategori Liga 1, lanjut Mufarid, tidak diberlakukan batasan usia
pemain. Namun demikian, setiap tim hanya diperbolehkan menggunakan maksimal
tiga pemain dari luar Kabupaten Batang. Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi
sarana lahirnya pemain-pemain lokal yang siap memperkuat Persibat Batang dan
melangkah ke jenjang sepak bola yang lebih tinggi.
“Harapannya, Liga 1 Bhimasena bisa menjadi kawah candradimuka bagi
pemain-pemain Batang agar mampu bersaing di level regional hingga nasional,”
pungkasnya.


